Kamis, 08 Januari 2009

Fishyka

Prolog


Seperti biasa, bangku-bangku panjang yang terpaku di dinding di teras depan kelas 8J dipenuhi oleh berbagai anak. Mereka asyik bercanda gurau, ngobrol, tertawa, bahkan ada yang menangis pula! Hahahahaha. Mereka adalah warga kelas 8J. Aneh, bahkan bel masukan tak sanggup menghentikan derai tawa mereka. Hanya sang suhulah yang dapat menghentikan mereka.

Syaura Ashifa, cewek alim ini bersekolah di SMP Pratama. Duduk di kelas 2 SMP dengan teman dekat yang bernama Virgoanna Laurent. Mereka sering berdua kalau di sekolah. Saat itu, mereka lagi nongkrong di depan kelas dan membicarakan hal yang nggak penting. Ya, biasa lah, remaja cewek gituh (halah).

Didepan kelas juga banyak teman-teman mereka. Itung-itung, sambil nunggu guru lah. Suasana pagi itu rame banget. Ini baru hari kedua masuk sekolah semester dua. Hari pertamanya sih nggak ada pelajaran. Hanya ngumpul di lapangan sembari guru-guru memberi sekilas informasi di semester dua. Jadi nggak salah kalau hari itu murid-murid pada berkicau ria.

Tenonenot!! Tenonenot!! Bel masuk berbunyi. Murid-murid pun bergegas memasuki ruangan kelas, termasuk Sasya dan Virgo. Semua murid dalam kelas berdo’a sebelum belajar yang dipandu oleh kepala sekolah lewat speaker. Dan seperti biasa, setelah berdo’a murid-murid langsung ribut lagi. Sambil nunggu guru yang belum datang gituh. Hehehehe.

Sasya pergi ketempat Virgo sambil bicarain tokoh pesepak bola yang mereka idolakan. Mereka disitu mulai duduk manis dan saling ngobrol. Tiba-tiba, salah satu murid melihat sesosok bayangan hitam di depan pintu. Pintu kelas 8J ada kacanya. Jadi, kalau ada orang atau makhluk halus lainnya pasti kelihatan. Salah satu murid itu bernama Farid.

“Eh! Sapa tuh di depan? Ada bayangan hitam! ” teriak Farid.

Anak-anak yang lain pun ikut melihat kearah pintu. Ternyata benar kata Farid. Ada bayangan hitam. Lalu Farid membuka pintu. Dan ternyata, makhluk tadi adalah sesosok pria berbaju hitam yang lagi senyum sendiri. Farid pun langsung linglung. Ternyata itu guru Fisika yang akan mengajar dikelas 8J. Ya, mata pelajaran pertama dikelas 8J yaitu Fisika. Nggak tau kenapa tuh guru malah senyum-senyum sendiri di depan pintu kelas. Bukannya ngetok pintu atau apalah yang biasanya guru-guru lakukan. Dasar guru aneh!

Dengan perlahan (persis putri Keraton), guru itu melangkah memasuki ruangan kelas. Ditaruhnya semua kemenyan, eh, bukunya maksudnya di atas meja guru. Lalu, kebiasaan anehnya pun muncul lagi, senyum! Beliau tersenyum persis orang gila di depan kelas sambil memandangi wajah para murid dengan saksama. Jelas hal ini membuat semua murid terangsang untuk tertawa, geli melihat kelakuan guru itu.

Nama saya Fadli, Fadli Agusetyawan,” kata tuh guru tanpa ditanya dan langsung to the point. Namun sayang, tuh guru ngomongnya persis kayak banci kaleng dikejar petugas Satpol PP, cepet banget! Bukan hanya Sasya dan Virgo yang tidak mendengar nama belakang tuh guru, tapi seisi kelas, termasuk sang cicak yang lagi bertengger di samping Burung Garuda.

Guru itu, berperawakan gak jelas. Wajahnya seperti orang dayak, tapi kok kulitnya gosong? Tubuhnya kutilang (kurus tinggal tulang), dan tingginya kayaknya gak sampai 170 cm. Umurnya sepertinya masih 23-an. Dan penampilannya benar-benar gak cucok dengan seragam guru SMP Pratama yang berwarna biru kehitaman. Jika biasanya guru lain yang memakai seragam ini terlihat sangat cool, tidak dengan guru yang satu ini. Wajahnya persis bulan, tau kan? Bulan itu kan banyak kawah dan gunungnya. Hehehehe. Gak tau deh, bakal jadi apa pelajaran Fisika dengan nih guru. Apa pelajaran Fisika yang membosankan, menjengkelkan, dan membingungkan akan bertambah parah dengan nih guru? Yeah, lihat saja nanti…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar